25 Nov 2025

Perkuat Ekosistem Logistik, SME Bureau – CBI dan NLC Edukasi Risiko Gagal Bayar kepada Pelaku Usaha

Bagikan

Link Copied

Jakarta, 20 November 2025 – SME Bureau – CBI kembali memperkuat dukungan terhadap ekosistem logistik dengan memperkuat kolaborasi bersama National Logistics Community (NLC). Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Pencegahan Terjadinya Hutang Tidak Tertagih bagi Pengusaha Logistik” yang berlangsung di kantor Credit Bureau Indonesia (CBI), Chase Plaza Lantai 18, Jakarta (20/11). Diskusi eksklusif ini diikuti oleh 10 perusahaan anggota NLC yang telah terdaftar sebelumnya.

Workshop dibuka oleh Business Partnership SME Bureau CBI sebelum dilanjutkan ke pemaparan utama. Materi yang disampaikan oleh Business Development Manager SME Bureau CBI mengenai pentingnya langkah preventif dalam memitigasi risiko gagal bayar serta strategi menjaga arus kas perusahaan melalui pemanfaatan data kredit yang akurat dan terverifikasi.

Pada sesi materi, peserta diperkenalkan pada ekosistem data yang dikembangkan CBI untuk mendukung keputusan bisnis yang lebih aman. Melalui Laporan Kredit Perusahaan dan Individu berbasis data historikal, pengusaha logistik dapat mengetahui kondisi keuangan dan rekam jejak pembayaran calon mitra secara menyeluruh. Selain itu, fitur Know Your Business (KYB) memungkinkan verifikasi profil bisnis secara komprehensif, meliputi pengecekan legalitas, rekam jejak usaha, hingga kondisi keuangan. Sementara fitur Payment Performance Record (PPR) dijelaskan sebagai solusi yang membantu pengusaha logistik memantau dan mencatat riwayat pembayaran pelanggan, sehingga arus kas dapat tetap terjaga dan risiko piutang tidak tertagih dapat diminimalkan.

“Pengusaha logistik menghadapi risiko yang cukup tinggi terkait pembayaran. Banyak masalah piutang muncul arena verifikasi tidak dilakukan sejak awal. Padahal, proses ini bisa menjadi langkah preventif penting untuk mencegah terjadinya hutang tidak tertagih,” ucap Business Development Manager SME Bureau, menegaskan bahwa keputusan bermitra sebaiknya tidak hanya mengandalkan potensi bisnis, tetapi juga pada kredibilitas yang sudah terverifikasi secara data.

Ditambahkan pula, pentingnya edukasi seperti ini bagi pengusaha industri logistik. “Kami melihat peningkatan kebutuhan akan solusi manajemen risiko berbasis data di industri logistik. SME Bureau hadir untuk membantu para pengusaha logistik memahami kondisi mitra mereka dengan lebih baik, sehingga dapat meminimalkan risiko dan menjaga kestabilan cash flow,” ujar tim SME Bureau.

Di akhir sesi diskusi, peserta juga menyampaikan isu operasional yang kini semakin krusial, yaitu maraknya tindak kriminal oleh oknum driver yang membawa kabur barang kiriman. Hal ini disampaikan oleh Chief Executive Officerdari PT Rolin Yatrakama Logistik, yang menilai bahwa kebutuhan verifikasi driver menjadi semakin mendesak untuk meningkatkan keamanan dalam rantai distribusi. Peserta berharap adanya pengembangan solusi verifikasi yang dapat menjawab tantangan tersebut secara lebih komprehensif.

Dengan fitur yang disediakan, SME Bureau – CBI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi berbasis data yang membantu pengusaha logistik menjalankan operasional yang lebih aman, profesional, dan berkelanjutan. Saat ini, layanan CBI telah digunakan oleh lebih dari 100+institusi keuangan serta berbagai perusahaan non-keuangan, dan telah diakui oleh Kementerian UMKM sebagai bagian dari ekosistem pendukung UMKM nasional.

 

Bagikan

Bagaimana kami dapat membantu Anda?

Hubungi tim Business Development kami, untuk membantu Anda menemukan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.